image
Pic
Pic

Erupsi ini telah menjadi buah bibir selama bulan Desember 2017.
Disebut bisa mendinginkan iklim bumi, apakah erupsi ini juga mendinginkan aktivitas bisnis?

Lanjutkan

Apa saja dampak
erupsi Gunung Agung?

Inisiatif Manajemen Risiko Apa yang Dilakukan?

Berbagai entitas yang terpengaruh oleh risiko bencana alam Gunung Agung melakukan berbagai rencana antisipasi.
Beberapa di antaranya adalah perusahaan Angkasa Pura I Airports, Garuda Indonesia, dan Air Asia.
Berikut respon masing-masing perusahaan.

Lanjutkan
image
Pic

Untuk mengantisipasi disrupsi erupsi Gunung Agung terhadap pendaratan pesawat di Ngurah Rai, PT Angkasa Pura I membuka beberapa alternatif bandara termasuk Bandara Juanda Surabaya, Lombok Praya, Sultan Hasanuddin Makassar,dan berbagai bandara di 4 kota lainnya.

Lanjutkan
image
Pic

Sebagai upaya mitigasi, maskapai flag carrier Garuda Indonesia memberikan refund tiket bagi calon penumpang yang terkena pembatalan serta menyediakan konsumsi, penginapan, dan kompensasi bagi penumpang yang terkena delay.

Lanjutkan
image
Pic

Sedangkan Air Asia Indonesia hanya menjalankan penerbangan siang hari untuk memastikan keamanan penerbangan sebagai bentuk kontrol risiko.

Lanjutkan
image

Mengenal Risiko
Bencana Alam

Risiko bencana alam memiliki sifat khusus, yaitu tidak dapat diturunkannya tingkat kemungkinan dari terjadinya risiko ini. Maka dari itu, hal-hal yang dapat dilakukan hanyalah mengurangi dampak kerugian yang dapat muncul, baik kerugian aset fisik ataupun non-fisik.

Lanjutkan
Background

Apa yang Dapat Dilakukan Perusahaan
untuk Mengelola Risiko Bencana Alam?

INGUARD, Konsultan Manajemen Risiko dan Asuransi, merangkum 3 hal yang dapat perusahaan-perusahaan lakukan
 untuk mengelola risiko bencana alam sebagai berikut.

Buat Rencana Penanggulangan

Rencana penanggulangan atau disaster recovery plan menjawab bagaimana proses komunikasi dan tanggapan ketika bencana terjadi.

Lakukan Investasi
 Asuransi yang Tepat

Asuransi properti dan asuransi gangguan bisnis menjadi dua jenis asuransi yang paling relevan untuk mengantisipasi risiko bencana alam.

Kelola Informasi
 dengan Baik

Perusahaan perlu mengetahui kapan mereka benar-benar terlindungi dan kapan mereka benar-benar rentan terhadap bencana. 

Siapa yang Terlibat dalam Pengelolaan Risiko Bencana Alam?

Risiko Bencana Alam dapat berkaitan langsung dengan kelangsungan perusahaan. Maka dari itu, pengelolaan risiko ini tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab pemimpin perusahaan saja.

Banyak perusahaan yang tidak mengkomunikasikan rencana pengelolaan risiko bencana alamnya pada seluruh anggota perusahaan. Padahal, hal tersebut memerlukan partisipasi dari seluruh bagian perusahaan.

Kelola risiko organisasi Anda lebih baik.

CRMS Indonesia adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk memfasilitasi akselerasi praktik manajemen risiko di Indonesia
melalui pengembangan keilmuan dan inisiatif untuk berbagi ke masyarakat luas.

KUNJUNGI PORTAL KAMI